Jumat, 05 Desember 2014



Baper?
Kata yang lagi hits banget saat ini dikalangan anak muda.
Mau ikutan juga ah pake kata ini…
Baper
Bawa perasaan
Iya lagi baperan banget sekarang, mungkin karena lagi stress sama kuliah
Makum akhir-akhir semester
Deadline mulai numpuk, uang mulai menipis, mata semakin kecil, nafas ngosngosan
Orang-orang mulai ga kooperatif, bikin pusing hufft
Mulai gampang kesel sama orang… maafin
Itu negatifnya
Tapi positifnya yaaa jadi gampang banget iba sama orang
Gampanag banget iba liat orang kesusahan
Kadang suka beli barang-barang yang ga perlu Cuma karena iba
Habis suka sedih lihatanya
Liat ibu-ibu atau kakek2 udah tua masih kerja keras dan daganganya ga laku
Tau banget yang namanya rasanya ga laku jualan
Makanya walaupun ga butuh atau ga pingin, kalau punya uang yaaa coba lah bantu mereka
Dengan membelinya.. satu aja mungkin sangat berharga. Untung mereka mungkin ga seberapa
Tapi setidaknya mereka masih bisa makan saat kiya membeli sedikir saja dagangan mereka
Selalu membayangkan orang tua ku yang berada di posisi mereka
Ga pingin banget….
Sudah renta tapi masih harus bekerja, ga sanggup melihatnya
Apalagi sampai harus memasang wajah memelas … aaaaaaaaa
Tapi tak satu orangpun yang mau membeli dagangan mereka L
Sedih banget………….
Tuh kan baper huft maap
Kadang sering banget merhatiin orang siapa pun… terutama orang-orang seperti mereka
Semoga lebih banyak orang yang peka ya terhadap orang-orang seperti mereka
Karna mereka tidak mengemis malah bekerja sangat keras
Mungkin hanya tampangnya saja yang terlalu melas
Tapi bukan itu maksud mereka
Mereka hanya lelah… menanti seseorang yang bersedia menyisihkan uangnya
Eh tapi bukan meletakan uang di wadah mereka tapi menukarkan uang kalian dengan apa yang mereka punya
Maafkan daku yang baper yaah…. Maafkan bila menyakiti hati kalian yang sempat tersakiti L

Selasa, 18 November 2014

karna aku peduli



Terlalu banyak yang berkomentar
Terlalu banyak yang sok pintar
Terlalu banyak juga yang sok peduli
Mungkin aku akan mengikuti mereka
Aku tidak pintar tapi aku peduli
Dengan semuanya
Orang-orang muda itu berkata.
“jika bbm naik jalanan akan sepi dan gue ga kena macet lg”
“bbm naik 2rb aja protes tapi beli rokok 16rb bisa”
“kalo ga sangup beli bbm ya mending jalan kaki atau naik sepedah aja”
“bagus kalau bbm naik, orang-orang jadi pada naik angkutan umum”
HALLO??????????!!
DUNIA GA SE SIMPLE ITU BRO! *emosi*
Coba dong buka pikiran kalian plis, jangan Cuma lihat dari situ aja
Disini aku tidak ingin menyalahkan siapapun. Pro atau kontra
Yaa memang ga bisa di pungkiri kalau memang seharusnya bbm itu naik
Aku sebagai penggunanya pun tidak masalah
Tapi bukan kah lebih baik jika temukan dulu solusi atau kebijakan untuk mengatasi imbas dari kenaikan tersebut
Sebelum mengambil keputusan besar seperti ini.
Bro bro gue bakal nanggepin penrnyataan kalian tadi

Pertama:
ya emang yang mampu bakal tetep survive lah orang-orang yang ga mampu akan seperti apa?
Lo bakal nyuruh mereka jalan kaki pergi ketempat jauh?
Kalo lo nyuruh mereka naik angkutan umum. Lo kira angkutan umum ga naik tarifnya? Pikir dong plis brobro

Kedua:
Bagi pelajar-pelajar yang sekolahnya jauh dan harus naik kendara umum kesekolah. Sudah pasti karna bbm naik tariff angkutan umum pun bakal naik. Contohnya saja seperti aku. Jika naik angkutan umum aku harus 3 kali naik angkot untuk menuju sekolah dan Total ongkos angkot ditambah naik ojeg itu bisa 20rb Cuma buat ongkos.
Lalu bagai mana jika ada orang yang seperti aku dulu dikeadaan sekarang? Rugi Bandar
Belum lagi jika dalam satu keluarga terdapat banyak anak yang masih sekolah. Dan kalian bisa bayangkan seberapa besar pengeluaran mereka?
Mau suruh pindah sekolah aja? Lu kira gampang ngurus admistrasinya?

Dan ada beberapa orang tua mungkin yang malah memberikan solusi yaitu dengan memberikan kendaraan ke anak-anak mereka. Tujuannya agar lebih hemat. Itu memang nyata, dengan motor mungkin bisa menghemat 50% dari pada menggunakan kendaraan umum.
Alhasil ya pengguna kendaraan bermotor makin banyak.
Jadi ga sepenuhnya benar kan yang lo bilang jalan bakal makin sepi?

Ketiga:
Bbm naik segala kebutuhan pokok barang dan segala macamnya pasti juga ikut naik.
Kalau kalian bilang ada raskin? Makan tuh raskin. Lo kira Cuma makan beras

Kalau mau bilang blt? Emang yakin banget bakal sampai ketangan orangnya?
Lo bayangin yah transportasi naik tuh segala macam makanan, sayur, beras, minum, dsb yang menjadi suatu hal pokok itu bakal naik.
Mungkin untuk mereka yang berekonomi kebawah akan kekurangan makanan dengan adanya hal ini. Ga terlalu signifikan sih tapi mungkin dapat mengiris batin mereka.mengeluarkan uang yang semakin banyak sedangan kebutuhan yang mereka butuhkan banyak tapi pendapatan minim atau tidak naik.
Mungkin bakal banyak yang kelaparan, makan seadanya. Mungkin ini ekstrimnya wkwkwk.

Yang namanya urusan perut itu sulit nak, perut itu harus keisi ya jika tidak mungkin perlahan akan mati atau secara tiba-tiba menjadi bringas.Menghalalkan segala hal untuk mendapatkan makanan, agar bisa bertahan hidup. 


Tidak sesimple itu bukan? Mungkin masih banyak lagi factor yang bisa terjadi. Karna semua itu saling terkait. Jika salah satu saja berubah pasti yang lain ikut berubah.
Aku tidak menyalahkan pemerintah disini. Aku tahu memerintah dan mengatur Negara itu sangat sulit. Pasti
Memikirkan berbagai macam nasip orang. Memang tidak akan bisa menyeluruh. Tapi satu sih, aku hanya berharap ada suatu kebijakan yang solutif.
Aku sangat paham jika semuanya itu tidak mungkin berjalan mulus tanpa kerikil2 dari orang-orang nakal. Tapi setidaknya ada solusi yang terbaik dari yang terbaik walau tidak sempurna.

Sekian.
Maaf terlalu menggebu-gebu. Ini karna aku peduli, dengan bangsaku

Jumat, 24 Oktober 2014

Semarang

Semarang...
Kota yang tidak asing lagi bagiku
aku sudah beberapa kali mengunjunginya
hingga pada suatu ketika........
Tuhan membawaku untuk menetap di kota ini untuk waktu yang cukup lama
tidak bisa di bilang menetap juga memang, mungkin lebih tepatnya menghabiskan waktu sebagian besar selama kurang lebih 4tahun disini
kota yang bisa di bilang kota tapi bisa dibilang tidak juga
serba tanggung sebenarnya

Semarang.....
semarang mungkin bukan kota yang sebagus kotaku
senyaman kotaku
sekota kotaku
tapi semarang telah mengajarkan aku banyak hal
aku belajar untuk hidup yang sebenarnya disini
menghadapi setiap realita yang ada sendiri
belajar bertanggung jawab
yang intinya kamu lah penentunya
mau jadi seperti apa sekarang terserah pada dirimu sendiri
tidak ada lagi orang yang akan tahu dan memarahimu saat kamu berbuat salah atau tidak sesuai dengan apa yg diharapkan orang tua mu
disinilah aku belajar mandiri
karna memang dikehidupan nanti..
suatu saat nanti..... mungkin saja tidak ada orang yang aku kenal
aku harus berjuang dan bertahan sendiri
memilih setiap jalan kehidupan sendiri


Semarang.......
semarang membuat aku memahami apa artinya 'pulang'
pulang? hal yang paling aku nantikan
pergi dari kota ini dan 'pulang' bertemu dengan orang tua.
tak perlu bertemu yang lain..... cukup mereka
saat itu aku sadar betapa berartinya mereka
tidak ada kata lain yang mampu membuatku senang
kecuali 'pulang'
tidak ada hal yang mampu membuatku gembira saat aku sedih karna ingin pulang
kecuali 'pulang' dan bertemu dengan mereka
mereka tak akan pernah terganti.
sebaik-baik apapun orang disekelilingku
yang namanya 'pulang' dan 'rindu' tak akan bisa hilang kecuali mata dapat melihat dan tangan dapat menyentuh mereka secara langsung


terimakasih semarang..........
telah mengajarkan aku banyak hal
membuatku menjadi sosok yang lebih dewasa
terimakasih Tuhan... aku tidak menyesal kau mengirimku ke sini meski ini bukan lah keinginan ku dan pilihanku
:)