Rabu, 24 Agustus 2016

Ke Hilang an

Bentuk kehilangan apa yang akan memperluas syukurmu?
Aku pernah kehilangan, aku mungkin bisa menyebutnya kehilangan yang terbesar sepanjang ini
Hilang dan lenyap
Sentuhan pun tidak berlaku
Dan kenangan adalah obat dan luka yang sekaligus aku dapatkan
Menunngu hilang baru bersyukur?

CATAT
Apapun yang ada di dirimu adalah anugerah
Apapun yang terjadi pada dirimu adalah terbaik
Tak ada satu alasan untuk kamu tidak bersyukur
Sekecil apapun,

Syukur adalah kebahagian yang tak terhingga
Kenikmatan yang mungkin hanya dirimu yang tahu
Jangan sia-siakan........................

Kamis, 18 Agustus 2016

tengah rindu



Merindu adalah bentuk ketidak mampuan
Ketidakmampuan kamu berkompromi dengan waktu
Kebodohanmu berharap temukan  nadi yang denyut jantungnya tak dapat kamu rasa
Lengkung semu yang kau lihat hanya nanar sebenarnya yang tersisa
Kau sudah mati, kamu pun sudah mati.

Apa yang tersisa? hanya rindu yang tak ingin berujung pada pulang.

Jumat, 01 Juli 2016

39 minggu

Hai 39 minggu sejak kau lemparkan pujian manis yang entah untuk siapa
Aku tak menyadarinya, bagiku melihatmu bermain disana sudah menyenangkan
Tak peduli dengan siapa , tak ingin tahu juga
Aku menerka gadis manis itulah si empunya kata
Lalu ternyata kau katakan itu untuk babi kecil disudut ruang
Terimakasih atas pengakuanmu
Sudah cukup lama kita sedekat ini
Walau kadang kau menjauh
Kita sperti air ditepi pantai
Kadang surut, kadang pasang
Tak bisa tenang, penuh riak dan ombak yang tak tentu
Semoga Tuhan selalu luruskan niatku
Untuk tetap membuatmu hidup
Untuk tetap membuatmu dicintai
Rasanya sangat sulit membayangkan aku harus berlayar sendiri
Menerjang setiap ombak seorang diri
Tanpa ada tangan yang siap menopang
Atau sekedar genggaman yang selalu menguatkan
Aku sadar kau membuatku lupa, aku adalah pelaut ulung
Terlalu asik terlena dan bergantung padamu
Sungguh memalukan,
Sebagian orang marah melihatku lemah
Aku pun benci
Aku pun kesal
Tapi mereka jelas tak tahu bagaimana huruf itu bisa terangkai menjadi cerita
Mereka tak tahu sulitnya memilih kata demi kata , merangkainya menjadi sebuah kalimat
Mereka hanya membaca cerita yang kasat mata
………………………………..
‘’

………………………………..