Sabtu, 18 Maret 2017

tidak ada

tidak ada rindu ataupun sesal , tidak ada resah atau iri ketika aku melihat sosok perempuan bersolek itu mencuri perhatiannya. Berbahagialah karena aku tidak sedikitpun berniat mencuri mimpi kalian. 
Seiklas iklasnya hati ini menerimanya , hanya saja jangan larang aku untuk kecewa karena kekecewaan itu adalah bentuk penolakan diriku padamu. 
Aku bersembunyi agar tidak ada yang terlukai diantara kita semua, biarkan begini. Aku tidak ingin menyalahkan siapapum, karna memang tidak ada masalah disini. Takdir adalah ketentuan , itu adalah hak Tuhan menginterferensi cerita mu. 
Apakah salah? tidak, karna memang engkaulah yang berhak menentukan apa apa saja yang menjadi miliku. 

Jumat, 10 Maret 2017


Bagiku sekarang atau nanti, kalian yang berada dihatiku akan tetap menjadi apa yang ada dihatiku. Tidak peduli seberapa lama pertemuan itu terjadi, seberapa dingin kata-kata yang terucap, seberapa renyah candaanmu. Semua akan tetap sama bagi ku

Tapi mungkin tidak begitu dengan kalian
Aku Menerima

Memang benar
Harus ada yang tinggal, dan meninggalkan

Begitulah kehidupan ini

Jangan terlalu menaruh hati kepada dia, kamu, atau mereka

Sabtu, 05 November 2016

tanganku masih erat menggengam gagang pintu yang sehempas beberapa menit lalu ku dorong keluar.
kemudian aku putuskan untuk menutupnya dan bersembunyi dibalik pintu tua itu.
masih dengan genggaman pada gagang pintu itu, aku lepaskan lemas dan rinduku.
aku terlalu takut untuk melihat seseorang dibalik pintu itu.
disela sela alur serat kayu yang menganga, tak sempat dan tak terfikir sekalipun untuk mencuri citra pada sosok itu.
aku terlalu takut.......
hingga yang kulakukan hanya berdiri lemas menunggu jejak kaki itu lenyap. atau gesekan dari bungkus plastik di tempat penyimpanan berhenti berbunyi.
sungguh sulit, aku lah memang yang menyulitkan.
sampai akhirnya jejak itu beranjak pergi
tapi rindu dan lemas ku tak juga pergi, semua justru terbuka kembali
salah.